Motivator Penyemangat Belajar Bahasa Inggris

Kelemahan untuk mempelajari bahasa asing memang selalu menjadikan momok setiap orang. Apalagi ditahun 2015 ini kita dituntut untuk bisa menggunakan bahasa asing sebagai pengantar bahasa terutama adalah Bahasa Inggris. Dari tahun ke tahun perkembangan pengetahuan dan teknologi semakin maju, bahkan anak SD pun pada jaman sekarang ini sudah di cekoki bahasa asing terutama untuk bahasa inggris yang menurut saya hal itu sangat rumit untuk diterapkan di usia mereka yang masih dini. Belum mereka harus ditambah lagi untuk mempelajari pelajaran wajib lainya seperti matematika, sejarah, ppkn, ips dan sebagainya. Tapi ya mau bagaimana lagi karena perkembangan teknologilah yang menyebabkan mereka harus dituntut seperti itu.  agar negara kita tidak tertinggal dari negara lain, maka sebuah komunikasi sangat penting untuk saling bertukar pikiran.

Sebuah Catatan Saya Tentang Bahasa Inggris

pekerjaan impian
Pada jaman saya masih duduk di bangku sekolah dulu pelajaran bahasa inggris adalah pelajaran yang sangat membosankan. Mengapa begitu? kita dituntut harus menghafalkan kata-kata sebesar kamus dari A sampai Z belum lagi ditambah kita harus bisa menggunakan kata-kata tersebut dalam pola kalimat  dengan benar sebut saja dengan istilah "grammar". Atau jika di dalam bahasa indonesia itu S P O dan K. Subjek Predikat Objek Keterangan kurang lebih seperti itu. Sangat rumit dan membosankan bukan..... ?? Sehingga waktu saat masih sekolah dulu saya malas untuk belajar bahasa inggris bahkan malah sering bolos jika ada pelajaran bahasa inggis. Jujur saja saya dulu lebih menyukai bidang teknik ditimbang harus mempelajari bahasa asing. Kurikulum bahasa inggris pun saya dapatkan waktu SMP kalo tidak salah pada waktu kelas 2 SMP pelajaran bahasa aneh tersebut saya dapatkan. Ditambah lagi saat lulus SMP saya bukan masuk ke SMA namun malah lanjut ke STM, sehingga hobby saya tentang bidang teknik semakin menjadi saat itu, menjadikan saya lebih suka praktek dan teori logis (ilmu pasti) ditimbang ilmu sejarah dan ilmu lainya termasuk hafal menghafal seperti bahasa Inggris. Sejak masuk ke STM saya pun selalu mengacuhkan pelajaran ini dan pelajaran tentang sejarah lainnya. Sifat saya menjadi nakal dan arogan saat masuk ke sekolah menengah kejuruan, mungkin hal itu disebabkan karena pergaulan atau entah bagaimana yang menjadikan saya agak sedikit nakal. Suka membolos, ngumpet untuk mencari tempat merokok, selalu datang terlambat dan sebagainya. hehe kalo di ingat-ingat saya jadi malu untuk meneruskannya. Tapi anehnya semenjak saya masuk ke perguruan tinggi malah bahasa ini mulai saya pelajari sedikit demi sedikit, mungkin karena rasa minder atau bagaimana saya kurang paham. Karena teman-teman saya waktu di perkulihahan kebanyakan backgroundnya dari SMA dan bukan dari STM, mungkin hanya beberapa gelintir orang saja yang latar dari pendidikannya berasal dari STM sekitar 3 sampai 4 orang saja. Sehingga teman-teman dari SMA lebih cakap dalam hal berbahasa asing bahkan dalam segala ilmu pelajaran sekolah. Hal ini yang menyebabkan saya minder dan nilai sayapun jeblok di semester awal terutama bahasa inggris. Saya masih teringat saat mendapatkan nilai C bahkan D saat itu. Sungguh ironis dan memalukan sekali buat saya.

Seiring dengan berjalanya waktu saya berhasil mendapatkan nilai B, walaupun hanya sebuah nilai B saja, namun nilai tersebut membuat saya sedikit bangga karena nilai tersebut merupakan hasil kerja keras saya saat itu. Namun setelah lulus sekolah saya semakin merasakan bahwa bahasa inggris itu merupakan bahasa yang sangat penting apalagi jika menjalani suatu seleksi untuk masuk ke suatu perusahaan bonafit. Kebanyakan syarat karyawan yang dicari adalah harus cakap dalam lisan & tulis dalam menggunakan bahasa inggris. Kadangpun saya selalu gagal dalam menjalani suatu seleksi wawancara yang biasanya di suruh untuk mendeskripsikan diri kita bahkan kita harus memecahkan suatu soal permasalahan nantinya dalam pekerjaan namun dengan bahasa inggris. Ya intinya saya cenderung pasif dalam menggunakan bahasa inggris, saya bisa memahami sebuah tulisan ataupun orang yang sedang berbicara, namun saya masih kaku untuk berbicara lisan baik penggunaan grammar maupun pengucapan kalimat kata demi kata masih amburadul. Kalau bahasa kerennya medhok banget (bahasa jawa).

Kadang saya merasa sangat menyesal sekali kenapa gag dari dulu saya belajar... kenapa baru sekarang saya harus belajar bahasa inggris. Rasa penyesalan tersebut kadang selalu menyelimuti diri saya sampai saat ini karena kebiasaan buruk yang saya lakukan diwaktu sekolah dulu.

Mendapatkan Teman Motivasi untuk Belajar Bahasa Inggris

Beberapa hari ini saya mendapatkan teman blogwalking atau teman sesama penulis blog sebut saja namanya Mas Ridha Harwan, sering saya panggil dengan sebutan mas ridho roma. Sebenarnya awal saya berkenalan dengan mas ridho melalui suatu media forum yang bernama Bersosial.com dan usut punya usut beliau adalah penulis sekaligus penerjemah bahasa inggris. Atau bagi yang ingin berkenalan maupun berguru dengan beliau silahkan kunjungi di situs www.tarjiem.com.
Tulisan beliau yang paling menyentuh saya adalah salah satu artikelnya yang berjudul "Apa Ada Tips Tersendiri Untuk Belajar Bahasa Inggris?" suatu tulisan yang sederhana simple dan ringan, namun menurut saya artikel tersebut merupakan suatu artikel yang sangat berkesan sekali bagi saya. Sebab rata-rata tulisan artikel yang dibuat beliau tentang bahasa inggris tidak berbelit-belit seperti orang lain kebanyakan. Beliau tidak pelit dalam memberikan motivasi dan pembelajaran kepada para pembacanya. Hal itu yang menyebabkan keinginan besar untuk belajar bahasa inggris menjadi semakin kuat di diri saya. Rasa penyesalan atas perbuatan buruk yang saya lakukan di waktu sekolah dulu sedikit demi sedikit bisa berangsur-angsur menghilang. Kemauan tekad untuk belajar bahasa inggris menjadi kuat. Saya ingin sekali bisa sukses dengan mempelajari bahasa ini, mungkin butuh waktu lama namun tak apalah karena hal tersebut diakibatkan saya terlambat dalam mempelajarinya.

Mungkin hanya sekedar saran buat para remaja yang masih duduk di dunia persekolahan jangan sekali-kali membuang waktumu untuk melakukan kegiatan yang tidak perlu. Saat masih sekolah ya harusnya belajarlah dengan sungguh-sungguh agar waktumu tidak terbuang percuma. Jangan sampai cerita pengalaman pahit pribadi saya ini terjadi di diri kalian dan penyesalan akan datang di masa kamu sudah tua nanti. Jika kalian sudah punya pacar??? ya boleh-boleh saja punya pacar tapi jangan menyeleweng dari dunia persekolahan. Lebih baik colek pacar kamu untuk berbuat suatu hal yang lebih berguna, misalnya belajar bareng, dan sebagainya.

Sebuah catatan pribadi saya ini semoga bisa menjadikan motivasi para pembaca untuk lebih termotivasi dalam belajar bahasa inggris. Lebih semangat dan janganlah memandang bahasa asing dengan sebelah mata. Sebab mempelajari bahasa asing itu sangat berguna sekali seiringnya dengan perkembangan jaman yang semakin modern seperti sekarang ini dan sudah adanya pasar bebas sangat diperlukan bahasa ini. Namun yang perlu di garis bawahi adalah pelajarilah bahasanya saja yang positif jangan pelajari budaya yang negatif seperti budaya bebas,gaya berbusana dsb itu tidak baik. Terimakasih.....

Artikel Tentang : Motivator Penyemangat Belajar Bahasa Inggris - Eyuana.Com
Jika suka kasih jempolnya ya

9 comments

Terima kasih mas buat motivasinya..

Balas

Terima kasih mas buat motivasinya..

Balas

saya juga dari STM :D
dan bahasa inggris saya juga jeblok hehehe
jadi sang motivatornya mas rido roma?

Balas

@pak sucipto:
iya pak sucipto maklum saya agak terlambat untuk belajar tentang bahasa inggris. Sehingga hal itu menyebabkan rasa penyesalan yang teramat sangat hingga saat ini. Setelah membaca tulisan bang ridho saya semakin termotivasi untuk tidak malu untuk mencoba belajar kembali.

Balas

Nama saya ada lagi deh hehehe. I am just ordinary students that try to pass my present study. :)

Balas

Terimakasih bang ridho semoga study yang diambil sekarang ini cepat kelar. Tapi jangan lupa bang pesan saya, jangan pelit ilmu kalau sudah sukses. Okey??

Balas

@Pusat Pengetahuan dan Teknologi:
Orang yang pelit ilmu itu termasuk orang kualat (apes). Gak sadar kalau dirinya itu dari tanah dan bau tanah. :)

Balas

Saya setuju dengan pendapat bang ridho. Namun yang saya sesalkan adalah jika sebagian orang Indonesia jika diberi sedikit ilmu, mereka akan merasa puas. Tidak membagikan tapi malah menjerumuskan, dan disertai kata-kata mengejek seperti itu yang sering saya temui. :-)

Balas

SUGENG RAWUH (WELCOME)
Tuliskan komentar anda di bawah ini :